Tampilkan postingan dengan label AMAZING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMAZING. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

Dikader di Vatikan, Pastor Terbaik Ini Malah Masuk Islam

09.25
VivaMuslim.com - Sejak kecil ia mengenyam pendidikan Katolik. Karena berprestasi, ia kemudian dikader di Magister Teologi Vatikan Roma. Harapannya, sebentar lagi akan menjadi pemimpin misionaris yang hebat.



Pendidikannya dimulai dari TK Katolik Kristus Raja kemudian SD Katolik Santo Yohanes Gabriel, SMP Katolik Santo Stanilslaus, SMA Katolik Santa Maria, Sekolah Pastor Tingkat Menengah Santo Vincentius a Paulo, Sekolah Tingga Pastor Katolik Santo Giovanni hingga Magister Teologi Vatikan Roma.

Namun siapa sangka, setelah 35 tahun menempuh pendidikan Katolik dan menjadi seorang pastor, ia justru masuk Islam.

Ustadz Bangun Samudra, demikian nama muslim-nya sekarang. Ia masuk Islam setelah mempelajari dan membandingkan antara Al Quran dan Alkitab. Awalnya ia mempelajari Al Quran itu untuk mencari kelemahannya dan menggunakannya untuk menyerang umat Islam. Namun siapa sangka, kebenaran justru mulai terbuka baginya.

Ketika ia mendapati ada beberapa ayat Alkitab yang saling bertentangan, ia justru menemukan kejelasan keyakinan dalam Al Quran. Ayat-ayat Al Quran yang jelas, membawa kedamaian hati dan tidak menisbikan akal serta tidak saling bertentangan, membuatnya takjub dan mulai condong kepada hidayah.

Salah satu yang menarik dan membuatnya berpikir mendalam adalah saat mempelajari Al Quran, ia mendapati di dalam Al Quran banyak panggilan mulia dari Allah untuk hambaNya. Mulai dari ya ayyuhan nas hingga ya ayyuhal ladiina aamanuu.

Puncaknya, akumulasi dari fakta kebenaran Al Quran yang ia dapatkan tak bisa lagi dibendung. Ia pun masuk Islam meskipun telah menjadi pastor. Dan kini, Ustadz Bangun Samudra merupakan salah seorang dai kristolog handal dari Indonesia. [Bersamadakwah]

Minggu, 20 Maret 2016

Masya Allah! Gereja Diubah Menjadi Masjid Setelah Pendeta Ini Masuk Islam

09.03
PALU�Petrus Kali, seorang pria yang telah 22 tahun menjadi pendeta asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyatakan memeluk agama Islam setelah mendapat hidayah.

Petrus Kali saat memaparkan pengakuannya di hadapan ratusan jamaah Masjid An Nur di Kota Palu, Sabtu, mengaku telah masuk Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palu Barat pada 1 Mei 2015.

Ilustrasi

Sebelum masuk Islam, pendeta berusia sekitar 55 tahun itu mengalami sakit-sakitan, kemudian sembuh. Menurutnya hal itu adalah kuasa Allah SWT.

Selama ini pendeta asal Tana Toraja ini tinggal di dekat gereja di Dusun III, Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, yang berjarak sekitar 70 km dari Kota Palu.

Setelah menyatakan masuk Islam, Petrus Kali mengganti namanya menjadi Ahmad Fikri.

Selain dia, sebanyak 18 pengikutnya atau enam keluarga yang merupakan warga desa setempat juga menyatakan memeluk Islam, dan nama-namanya sudah tercatat di KUA Kecamatan Palu Barat.

Ahmad Fikri sendiri diperkenalkan kepada jamaah oleh tokoh muslim asal Palu bernama Azis Godal.

Dalam pertemuan itu, ratusan jamaah Masjid An Nur yang berada di Jalan SIS Aljufri juga memberikan sumbangan kepada Ahmad Fikri dan rombongan yang terkumpul sebanyak Rp 13 juta.

Uang tersebut rencananya akan dipergunakan untuk merehabilitasi gerejanya yang akan dialihfungsikan menjadi masjid.