Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juli 2016

Anak Nakal Guru Disalahkan, Hukum Murid Karena Nakal Guru Dipolisikan, Inikah HAM?

06.47

Anak Nakal Guru Disalahkan, Hukum Murid Karena Nakal Guru Dipolisikan, Inikah HAM?

Berita Islam 24H - Hanya karena mencubit siswanya, lantaran tidak mengikuti salat berjamaah, seorang guru SMP swasta di Sidoarjo, Sambudi (45), dilaporkan ke polisi dan diseret ke Pengadilan Negeri Sidoarjo atas dugaan penganiayaan.

Yang mengejutkan adalah, bahwa siswa yang dicubit tersebut seorang anak anggota TNI AD. Orangtua siswa tersebut tidak terima anaknya dicubit guru, lantas melapor ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Sementara guru nahas itu, warga Desa Bogem Pinggir, Balongbendo, Sidoarjo, merupakan guru matematika. Sidang perdananya dimulai hari ini, Selasa (28/6/2016).

Dengan memakai seragam lengkap PGRI, guru senior di tempat kerjanya itu mengikuti proses persidangan di salah satu ruangan sidang PN Sidoarjo yang dilakukan sekitar 30 menit.

Anak Nakal Guru Disalahkan, Hukum Murid Karena Nakal Guru Dipolisikan, Inikah HAM?

Agaknya sangat ironis dengan profil pendidikan di Indonesia. Ketika anak nakal atau berperilaku buruk, maka guru jadi sorotan utama penyebab nakalnya si anak, tapi ketika guru memberikan didikan kepada anak berupa dihukum, orang tua tak terima dan langsung saja bermain hukum.

#prayforourteacher

Bohong Banget, Pembelian Tanah di Atas Setengah Triliun Gubernur Gak Tahu

00.43

Bohong Banget, Pembelian Tanah di Atas Setengah Triliun Gubernur Gak Tahu

Berita Islam 24H - Mantan Staff SBY menyatakan merasa tidak percaya jika ada Kepala Daerah sekelas Gubernur tidak mengetahui pembelian tanah di daerahnya. Apalagi menurutnya harga tanah yang dibeli tersebut hampir mencapai 1 triliun.

“Bohong besar kalau pembelian lahan yang nilainya di atas setengah triliun tidak diketahui Gubernur. Bohong besar. Hanya karena uang KJP tidak dibelanjakan sebagimana mestinya saja anda bilang maling, apa yang harus kami bilang buat uang lebih setengah T?” tulis Andi Arief dalam akun Twitter pribadi miliknya, beberapa waktu lalu.

Menurut Andi, gaya pembelian lahan yang sebetulnya milik (daerah) sendiri ini dimungkinkan hanya untuk saku pribadi. Sehingga pembelian itu nampaklah palsu.

“Mungkin modus, membeli lahan sendiri agar uangnya masuk kantong sendiri. Pembelian fiktif.”

Entah mengkritik siapa aktivis senior itu menulis. Dalam akunnya, tidak begitu detil siapa yang hendak ia “serang”.

Namun jika diikuti alurnya, tulisan itu diduga kuat untuk mengkritisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Berikut penggalan kasus pembelian (disposisi) daerah di Cengkareng Barat yang dikutip dari Tempo.

‘Itu juga yang ia jelaskan kepada Dinas Perumahan. Jufrianto mengaku telah meminta agar Dinas tak membeli tanah tersebut karena sudah milik pemerintah sejak 1967. Namun, Dinas tak menggubrisnya. Malah ia dituduh menghalang-halangi pemerintah membangun rumah susun. Karena itu, Jufrianto dipecat dari jabatannya.

Kisruh pembelian senilai Rp 648 miliar ditambah pajak Rp 20 miliar ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan karena lahan tersebut telah ditetapkan Mahkamah Agung milik Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan. Ketika dikonfirmasi ulang soal disposisi itu, Ahok mengatakan tak tahu jika transaksinya lebih mahal dari NJOP, yakni Rp 14,1 juta per meter persegi’. [beritaislam24h.com / emc]

Kamis, 30 Juni 2016

Mengejutkan! Ini Pendapat Aa Gym Mengenai Ahok yang Menganut Agama Kristen

00.44

Mengejutkan! Ini Pendapat Aa Gym Mengenai Ahok yang Menganut Agama Kristen

Berita Islam 24H - Dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal youtube, KH Abdulillah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym memberikan pendapat yang mengejutkan tentang Ahok.

Diawali dengan sebuah pertanyaan dari jamaah mengenai doa kepada non muslim agar ia mendapatkan kebaikan, KH Abdullah Gymnastiar menjawab bahwa hal itu baik sekali.

Aa Gym kemudian menerangkan tentang bagaimana bersikap terhadap Ahok. Menurut Aa Gym, tidak boleh seorang muslim membenci Ahok karena ia Cina.

“Kita nggak boleh nggak suka kepada Ahok karena etnisnya Cina, Tionghoa. Enggak boleh. Itu mah perbuatan Allah. Etnis itu. Nggak boleh kita nggak suka hanya karena beda suku. Itu sama dengan nggak suka ke Allah,” terang Aa Gym.

Tapi kan Ahok non muslim? Aa Gym menjelaskan, memilih pemimpin non muslim memang tidak boleh. Namun ketika dia sudah terlanjur menjadi Gubernur setelah Jokowi naik menjadi presiden, ketidaksukaan karena perilaku Ahok harus disalurkan melalui cara-cara yang baik.

“Kalaupun nggak suka kepada kelakuannya, maka itu pun harus benar-benar proporsional. Dan juga dengan cara-cara yang baik. Jangan sampai nggak suka kepada kesombongan dan perilaku yang tidak baik tapi kitanya juga nggak baik,” jelas Aa Gym.

Yang lebih menarik, Aa Gym juga mendoakan Ahok agar mendapat hidayah sehingga menjadi muslim yang shalih sebagaimana Kapolda Bali yang bersyahadat di Bali.

"Kita doakan Mas Basukiini.. Supaya dapat hidayah, jadi muslim yang soleh, bisa mimpin yang adil. Kan bagus ujungnya begitu," tutup Aa Gym.

Selengkapnya, simak cuplikan video ini:


Rabu, 29 Juni 2016

Suryo Prabowo: Ini Kata Mereka tentang #TemanAhok! Bagaimana Kata Anda?

05.16

Suryo Prabowo: Ini Kata Mereka tentang #TemanAhok! Bagaimana Kata Anda?

Berita Islam 24H - Ini kata mereka tentang .....

‪#‎TemanAhok‬ !!!

Staff Khusus Menteri ESDM : #TemanAhok Penipu !"


Komisioner Ombudsman : "#TemanAhok itu Buruh Bayaran!"


Rizal Ramli : "Nama saya dicatut ! Saya tidak pernah dukung ‪#‎Ahok‬!"


Dosen UPH dan Pengamat Politik : "#TemanAhok hanya untuk cari uang!"


Direktur Vox Populi "#TemanAhok kumpul KTP untuk gaya gayaan"


Pengamat Politik, Guspiabri "‪#‎Teman‬ Ahok Menipu jutaan orang!"


Dosen Univ Paramadina : "#Teman Ahok Gadaikan Idealisme!"


Mantan #TemanAhok beberkan soal pengumpulan 1 juta KTP


GEPRINDO Prihatin, #TemanAhok masih muda sudah pandai berbohong


Bagaimana kata anda ?

[beritaislam24h.com / fb]

Selasa, 28 Juni 2016

Ahok Sebut Warga Penjaringan Pengecut, Video Netizen Ini Menertawakannya

06.47

Ahok Sebut Warga Penjaringan Pengecut, Video Netizen Ini Menertawakannya

Berita Islam 24H - Agaknya, Ahok tidak sadar bahwa aksinya kabur dari hadangan warga Penjaringan direkam dengan video. Ahok mungkin belum tahu rekaman dirinya kabur melalui kebun itu telah beredar luas di media sosial.

Karenanya, di depan media, Ahok berkilah ia menunggu massa yang menghadang. Ia sudah membuka kaca mobil namun warga Pejaringan tidak berani menghampirinya.

“Saya buka kaca kok. Makanya mereka datengin. Nggak berani juga kok. Saya buka kaca kok. Saya buka kaca. Saya tungguin. Sampai depan juga. Jadi memang ini tindakan pengecut aja. Saya sudah sampaikan, saya bukan pengecut,” kata Ahok kepada sejumlah wartawan seperti disiarkan TVOne.

Berikut ini video yang beredar luas di media sosial menertawakan pernyataan Ahok tersebut:

Prihatin, Teman Ahok Masih Muda Namun Sudah Pandai Berbohong

03.21

Prihatin, Teman Ahok Masih Muda Namun Sudah Pandai Berbohong

Berita Islam 24H - Presiden Gerakan Pribumi Indonesia Bastian P Simanjuntak mengaku sangat prihatin dengan Teman Ahok yang terdiri dari para anak muda namun pandai berbohong. Pernyataan Bastian ini muncul ketika sejumlah fakta muncul ke publik terkait Teman Ahok.

“Saya sungguh prihatin melihat anak-anak muda yang tergabung dalam Relawan Teman Ahok, masih yang sudah pandai berbohong. Berkali-kali teman ahok mengatakan bahwa dana operasional teman ahok di dapatkan dari hasil penjualan merchandise-merchandise teman ahok, namun kenyataannya berbeda.“ujar Bastian sebagaimana dilansir nusanews.com, senin(27/6/2016).

Teman Ahok yang anggota nya terdiri dari anak-anak muda, ternyata hanyalah kepanjangan tangan dari Ahok sendiri, yang dibiayai oleh Cyrus yang sumber dana nya dari Agung Podomoro dan Agung Sedayu.

Bastian juga mengungkapkan bahwa terbongkarnya kebohongan yang dilakukan teman ahok tidak jauh berbeda dengan Ahok sendiri. Ahok selama ini di gembar-gemborkan seperti seorang pahlawan yang suci, ternyata hanyalah seorang politisi yang kotor, penganut aliran “menghalalkan segala cara”. [beritaislam24h.com / imi]

Senin, 27 Juni 2016

Framing Vaksin Palsu: Menanamkan Kebencian Pada Islam, Mendukung Ahok

21.00

Framing Vaksin Palsu: Menanamkan Kebencian Pada Islam, Mendukung Ahok

Berita Islam 24H - Kasus ditangkapnya jaringan pembuat VAKSIN PALSU pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, sosok berjilbab, ditangkap saat tarawih pada hari Selasa (21/6), telah bergeser dari topik kejahatan menjadi spin/framing tentang agama.

Dengan membuat pemberitaan dengan bumbu judul "Rajin Salat" "Religius" "Santun", hal ini ditengarai untuk menanamkan kebencian pada Islam sekaligus menggerus kepercayaan publik terhadap sosok "santun" "religius", seakan menyatakan: Sosok santun religius tak bisa dipercaya; Tuh lihat, kelakuan orang Islam... rajin shalat nyatanya jahat; Mending kafir tapi baik, mending kasar tapi tak jahat; Bla bla bla....

"Inilah salah satu bentuk framing yang dilakukan media. Satu sisi menya jikan fakta, disisi lain mengarahkan opini agar timbul antipati dan kebencian terhadap agama Islam. Inilah yang sedang coba ditanamkan ke alam bawah sadar pembaca berita tersebut.

Bandingkan ketika ada peristiwa pencabulan pembantu yang dilakukan oleh oknum pendeta atau beragama selain Islam. Maka tak akan disebut bahwa pelaku adalah seorang yang taat beribadah dan rajin ke gereja," demikian disampaikan Abuhafizh Rindro, di laman facebooknya.

Sementara netizen lain, Muhammad Fadri A R, menyatakan ini merupakan "Modus yang terus berulang dilakukan pihak 'invisible' ini......"

"Kalau mau dukung A**k, tak usah menghina ummat Islam, kenapa?! Apalagi terkesan melecehkan sholat segala!!!!!! Dikesankan yang rajin sholat, santun sebagai orang yang tak bisa dipercaya," ujarnya.

"Muak melihat cara kalian menghina Agama kami‬," tutupnya geram. [beritaislam24h.com / ppc]

Lieus: Lempari Mobil Ahok Dengan Batu, Mirip Intifadhah Palestina Terhadap Zionis-Israel

06.38

Lieus: Lempari Mobil Ahok Dengan Batu, Mirip Intifadhah Palestina Terhadap Zionis-Israel

Berita Islam 24H - Unjuk rasa menentang kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Penjaringan, Jakarta Utara yang diwarnai kerusuhan dan menyebabkan seorang warga menjadi korban, mendapat perhatian serius dari Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma.

Unjukrasa warga yang berasal dari beberapa organisasi masyarakat untuk menghadang Ahok yang kla itu hendak meresmikan Ruang Pelayanan Terpadu Ramah Anak (RPTRA) itu, menurut Lieus merupakan bentuk penolakan yang tegas dari warga Jakarta terhadap Ahok yang dinilai telah mendzalimi rakyat miskin Jakarta.

“Begitu marahnya warga terhadap Ahok sampai mereka melakukan pelemparan batu ke arah mobilnya. Bagi saya, itu menunjukkan Ahok tak ada harganya lagi di mata warga Jakarta. Unjukrasa dengan melempari mobil Ahok dengan batu itu ibarat Intifada, yakni bentuk perlawanan rakyat Palestina yang menolak tentara zionis Israel yang menduduki jalur Gaza,” kata Lieus dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 27/6).

Seperti diketahui, demonstran yang menolak penggusuran rakyat miskin Jakarta oleh Ahok itu, memang sempat memblokir Jalan Bandengan yang diperkirakan dilintasi mobil Ahok dan rombonganmua. Namun, rombongan itu ternyata tidak melalui jalan utama. Ahok datang ke tempat peresmian melalui arah samping jalan utama melewati deretan ruko Bandengan Indah dengan pengawalan ketat kepolisian.

Perubahan rute itu, kata Lieus, menunjukkan bahwa Ahok itu seorang pengecut. “Ahok itu ternyata cuma mulutnya aja yang berkoar-koar. Nyalinya ternyata tak sebesar mulutnya,” kata Lieus menanggapi sikap Ahok yang kabur dari hadangan massa itu.

Lieus menambahkan, sikap warga yang beringas adalah wujud dari kemuakan mereka terhadap sosok Ahok. “Karena itu, jika Ahok terus bersikap arogan, bukan mustahil unjukrasa akan semakin meluas dan semakin anarkis,” tambahnya.

Karena itulah, ujar Lieus, ia meminta aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti berbagai temuan pelanggaran hukum yang dilakukan Ahok, terutama menyangkut temuan BPK terkait kasus Sumber Waras yang melibatkan Ahok.

“Aparat penegak hukum tidak bisa terus menerus berlindungan di balik tidak adanya bukti materil seperti yang selama ini dikatakannya,” ujar Lieus.

Lieus mengaku, ia sudah pernah membuat pengaduan ke Bareskrim Polri terkait temuan BPK soal Sumber Waras itu. Waktu itu, kata Lieus, ia datang ke mengadukan lima komisioner KPK karena telah melanggar Pasal 2 UU 15/2004. Alasannya, KPK tidak menindaklanjuti rekomendasi BPK dalam laporan hasil pemeriksaan sebagaimana yang dimaksud Pasal 20 UU tersebut.

“Tapi jawaban yang saya terima justru tidak sesuai dengan harapan. Pihak Bareskrim Polri meminta saya untuk membawa bukti materilnya, yakni laporan audit BPK. Lha, masa saya punya? Itukan tugas kepolisian untuk membuktikannya?” kata Lieus.

Tak mau patah arang, Lieus akan kembali mendatangi Bareskrim Polri untuk mengadukan hal yang sama. Tapi kali ini yang diadukannya adalah Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purna alias Ahok. Menurut Lieus, seperti halnya komisioner KPK, sebagai gubernur Ahok juga tidak menindaklanjuti teman BPK itu.

“Ahok, seharusnya mengembalikan kerugian negara dan membatalkan pembelian lahan Sumber Waras sebagaimana hasil temuan auidit investigasi BPK. Ini sangat jelas perintah UU-nya. Hukumannya satu tahun enam bulan atau denda Rp 500 juta,” tegas Lieus.

Namun Lieus mengaku ia tak tau apakah laporannya nanti akan diterima tau justru kembali ditolak Bareskrim.

“Saya gak bisa menduga-duga alasan apalagi nantinya yang akan dikatakan Polisi. Tapi, selama ketentuan UU itu tak dijalankan, berarti memang ada yang salah di negara ini,” demikian Lieus. [beritaislam24h.com / emc]

Minggu, 26 Juni 2016

Kalau Pendeta Pedofil yang Salah Bukan Kristen, Tapi Kalo Pemalsu Vaksin yang Salah Islam

20.38

Kalau Pendeta Pedofil yang Salah Bukan Kristen, Tapi Kalo Pemalsu Vaksin yang Salah Islam

Berita Islam 24H - Publik tanah air digegerkan dengan ditangkapnya jaringan pembuat vanksin palsu yang dikabarkan sudah beroperasi sejak 2003.

Diantara yang telah ditangkap polisi adalah pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, pada hari Selasa (21/6). Pasangan ini ditangkap tim Bareskrim Polri karena terlibat dalam pembuatan vaksin palsu untuk bayi. Hidayat dan Rita menetap di perumahan mewah di Jl Kumala 2, Perumahan Kemang Pratama Regency, Bekasi Timur.

Publik mengapresiasi keberhasilan pihak polisi menangkap dan membongkar sindikat pembuat vaksi palsu.

Namun, ada saja sementara pihak dan media yang mengaitkan jaringan pembuat vaksi palsu ini dengan "tampilan" dan "agama" si pelaku. Dimana pelaku adalah berjilbab.

Beberapa pihak dan media men-spin kasus vaksin palsu ini untuk menyudutkan "jilbab" dan "Islam".

Diantaranya:

- Liputan6.com memposting berita dengan judul "Sosok Religius dan Santun di Balik Vaksin Palsu"

- Merdeka.com memuat dengan judul "Pasutri pembuat vaksin palsu dikenal rajin salat"

Penyudutan atas kasus vaksin palsu dengan dikaitkan pada sisi agama ini mendapat kritik dari berbagai pihak.

"Yg terjadi kejahatan atas vaksin palsu.. tapi dikaitkan dgn jilbab dan nilai relijius bla...bla.. adalah spin ampuh dari para Islamic Haters," komen @rendranila.

"Tampak agamis tapi bikin vaksin palsu. Pada kalimat ini, tampak agamis itu relevansinya apa ya? Saya bertanya, jelang subuh," ujar @wilsonsitorus.

"Betul. Saya lihat Angin bully utk tersangka pembuat vaksin palsu bergeser menjadi isu jilbab yg dikenakan. Bukan pada kejahatannya," komen @dimasprakbar.

"Waktu yang berulah non Muslim, nobody bats an eye.

Tapi giliran Muslim yg kena, everybody loses their mind," komen netizen @capi_zul320.

Bahkan advokat senior Mahendradatta ‏ sangat menyayangkan pemelintiran berita seperti itu.

"Expose berita kasus penggrebekan vaksin palsu, diplintir & dilebay2 kan ttg kaitan agama Tsk nya. Sy tdk suka," ujarnya melalui akun twitternya @mahendradatta.

Kenapa kalau ada tindak kejahatan dan pelakunya kebetulan beragama Islam atau berpakaian Islam mesti dikatikan dengan agamanya? TAPI kejahatan yang dilakukan non-Islam TIDAK dikaitkan dengan agama pelaku?

Banyak contohnya:
- Kasus pedofil di kalangan pendeta, tidak dikaitkan dengan kristen
- Kasus teroris yang pelakunya non-Islam, tidak dikatikan dengan agama pelaku. Misal pengebom Mall Alam Sutra. Tidak juga dikaitkan dia ibadahnya di gereja mana, dll.
- Kasus korupsi yang pelakunya non-Islam, tidak dikatikan dengan agamanya.

Jumat, 24 Juni 2016

Suryo Prabowo: Saya tidak Suka Ahok, Karena Dia Cengeng

21.12

Suryo Prabowo: Saya tidak Suka Ahok, Karena Dia Cengeng

Berita Islam 24H - Saya tidak suka ‪#‎Ahok‬

Bukan karena dia dari ras tionghoa.
Bukan karena dia dicap kafir seperti saya.

TETAPI .....
Karena dia CENGENG.....!

1. Ketika dia memaksakan kemauannya terhadap rakyat, dia gunakan alat NEGARA (TNI/Polri). Padahal sebagai gubernur SEHARUSnya dia gunakan 'alat PEMDA', yaitu satpol PP.

2. Ketika posisinya terusik karena tuduhan KORUPSI, dia mengadu kepada presiden.

3. Ketika didemo rakyat Jakarta, dia kabur terbirit-birit menerobos pagar kebun rakyat.

Tidak hanya cengeng. Sepanjang sejarah, #Ahok adalah gubernur yang paling BANYAK menghadapi tuduhan KORUPSI. Meski sampai sekarang dia masih "selamat", karena berlindung dibawah kekuasaan dan uang.

Tidak hanya cengeng. #Ahok juga PENGECUT karena selalu menyelamatkan kebodohannya dengan memecat bawahannya.

Sebagai gubernur #Ahok TIDAK PROFESIONAL karena kinerjanya dinilai hanya mendapat peringkat 18 dari 34 provinsi.

Sebagai CALON gubernur dalam Pilkada 2017, #Ahok menghalalkan segala cara dengan menggunakan ‪#‎TemanAhok‬ untuk memanipulasi pengumpulan KTP.

Atas pertimbangan itu semua, dalam Pilkada DKI Jakarta nanti, saya hanya memilih gubernur yang PEMBERANI, PEOFESIONAL, BERPIHAK PADA RAKYAT, NASIONALIS dan PANCASILAis, serta tidak menjual isu S.A.R.A dalam upaya mengumpulkan "suara" saat kampanye.

Itu alasan saya mengapa TIDAK SUKA #Ahok. Teman-temanku suka atau tidak suka dengan argumen saya, itu hak anda. Tetapi bagi anda yang sependapat, nggak komen gak pa-pa, cukup klik "like" saja

..... karena saya benar-benar pingin mengetahui seberapa besar nasionalisme dan ideologi Pancasila masih kita gunakan sebagai PERTIMBANGAN UTAMA ketika hendak memilih pejabat negara. [beritaislam24h.com / fb]

Slogan Kampanye Pilpres Prabowo-Hatta Terbukti Sekarang Benar

03.47

Slogan Kampanye Pilpres Prabowo-Hatta Terbukti Sekarang Benar

Berita Islam 24H - MARI FLASHBACK:

Slogan Prabowo-Hatta pada Pilres 2014 adalah ‪#‎SelamatkanIndonesia‬.

Saat itu, banyak di antara kita yang mungkin belum ngeh.

Namun melihat situasi Indonesia saat ini yang makin kacau, saya yakin banyak di antara kita yang mulai sadar mengenai APA ARTI dari slogan #SelamatkanIndonesia tersebut.

Ya, sejak awal Prabowo beserta para pendukungnya – termasuk saya – sudah sangat menyadari tentang bahaya dan kekacauan yang akan terjadi jika Jokowi jadi presiden.

Bukankah Pak JK pun pernah berkata, “Bisa hancur Indonesia jika Jokowi jadi presiden.” Namun orang ini akhirnya dikalahkan godaan kekuasaan dibandingkan dengan keyakinannya.

Itulah sebabnya, kenapa sejak dulu saya tak pernah berhenti berjuang membela kebenaran, membuka borok-borok rezim ini. Walau saya dituduh tukang fitnah, dibully, diancam, diteror, dst, tapi saya tak pernah peduli.

Saya tetap TAK PERNAH GENTAR, tak pernah surut dalam berjuang.

Karena saya ingin berperan serta dalam MENYELAMATKAN INDONESIA. Sesuai Kemampuan Saya.

Begitulah kira-kira.

*NB: Bersiap-siaplah, karena posting seperti ini akan mereka jadikan sebagai “bukti” bahwa kita masih sakit hati karena jagoan kita kalah.

Ya, kita memang sakit hati. Sebab dari kasus ‪#‎PapaMintaSaham‬ terungkap fakta bahwa pemenang Pilpres 2014 yang sebenarnya adalah Prabowo, karena ‪#‎PapaMenangCurang‬.

Kita sakit hati karena Indonesia saat ini dipimpin oleh orang yang bisanya cuma pencitraan, menyengsarakan rakyat, dan harga diri Indonesia turun drastis di mata internasional.

Anehnya, kok masih ada juga yang mendukung orang seperti itu???

Indonesia memang “HEBAT”. [beritaislam24h.com / emc]

Kamis, 23 Juni 2016

Mantan Biarawati ini sebut, Buka Puasa Bersama Di Tempat (Ibadah) Berbeda = Propaganda Liberal

06.45

Mantan Biarawati ini sebut, Buka Puasa Bersama Di Tempat (Ibadah) Berbeda = Propaganda Liberal

Berita Islam 24H - Mencuatnya buka bersama di gereja, baru-baru ini, mendapat tanggapan dari Irene Handono. Mantan Biarawati itu menjelaskan bahwa buka bersama di tempat ibadah berbeda seperti gereja adalah propaganda kaum liberal.

Irena menegaskan bahwa buka puasa tidaklah sama dengan makan dan minum biasa.

“Terkait buka bersama di tempat berbeda, ada yang menyebut, buka puasa sama dengan makan/minum seperti biasa. Ini perlu diluruskan,” kata Irena melalui akun Twitter pribadinya, @ummi_irena, Sabtu (18/6/2016) lalu.

“Kalau buka puasa sama denga rutinitas makan harian, Rasulullah tak akan mengkhususkan waktu berbuka sebagai waktu yang mustajab tuk berdoa. Kalau buka puasa sama dengan rutinitas makan/minum, maka, tak perlu ada do'a Dzahabazh zhama'u.. (dan seterusnya). Kalau buka puasa sama dengan rutinitas makan/minum biasa, pasti Rasulullah tidak akan memberi tuntunan dengan makan kurma dan air putih,” lanjutnya.

Lebih jauh ia menegaskan bahwa pernyataan buka puasa sama dengan makan biasa merupakan propaganda dari kaum liberal.

“Statement "buka puasa = makan biasa" hanyalah bentuk lain dari propaganda liberalis untuk membiasakan yang keliru. Bagaimana kalau saya nyatakan hosti = roti/anggur biasa? Pasti mereka juga akan menolak. Demikian halnya dengan berbuka puasa,” tandasnya. [beritaislam24h.com / tn]

Kerahkan Prajurit untuk Melawan Rakyat, Antipati Warga Semakin Menghebat Terhadap Ahok

06.14

Kerahkan Prajurit untuk Melawan Rakyat, Antipati Warga Semakin Menghebat Terhadap Ahok

Berita Islam 24H - Pertama kalinya dalam sejarah terjadi di Indonesia, seorang Gubernur ditolak kehadirannya dimana-mana oleh warganya sendiri bahkan sampai diuber-uber. Sampai-sampai sang Gubernur harus mengerahkan aparat prajurit TNI, Polisi dan Satpol PP secara besar-besaran untuk membarikade dan melindunginya.



Foto: Para prajurit TNI, aparat Polisi dan Satpol PP yang terpaksa dikerahkan secara besar-besaran demi mengamankan keselamatan Ahok di Penjaringan, Jakarta Utara sore tadi, Kamis 23 Juni 2016 [beritaislam24h.com / fb]

Relawan Itu di Lokasi Bencana, Bukan di Mall

00.05

Relawan Itu di Lokasi Bencana, Bukan di Mall

Berita Islam 24H - Yoyo (30) sedang jalan-jalan bersama teman-temannya di mal di kawasan Jakarta Selatan. Di sana ia menemukan sebuah stand berwarna merah. Dengan embel-embel “teman” dan bersatu dengan kata nama gubernur petahana (incumbent) Ibu Kota. Stand itu berdiri untuk menggalang kartu tanda penduduk Jakarta.

Teman dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) dalam jaringan (daring) atau online yang dikeluarkan oleh Badan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia punya arti sebagai berikut; te·man n 1 kawan; sahabat: hanya — dekat yg akan kuundang; 2 orang yg bersama-sama bekerja (berbuat, berjalan); lawan (bercakap-cakap): — seperjalanan; ia — ku bekerja; 3 yg menjadi pelengkap (pasangan) atau yg dipakai (dimakan dsb) bersama-sama: ada jenis lumut yg biasa dimakan untuk — nasi; pisang rebus enak untuk — minum kopi;

Akan tetapi ketika ditanya mereka menjawab adalah relawan, bukan sekadar teman. Relawan menurut kamus yang sama langsung merujuk kepada sukarelawan. Kata sukarelawan mengandung arti orang yang dengan sukacita melaku­kan sesuatu tanpa rasa terpaksa. Kata sukarela ini berasal dari kata dasar sukarela dan imbuhan -wan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996:970) pun, bentuk kata yang ada adalah sukarelawan, sedangkan kata relawan tidak ada.

Benarkan para “Teman” tersebut sukarela melakukannya?

Baru-baru ini kita dengan fakta yang mengejutkan dari berbagai laman media yang menyebutkan eks “Teman” memutuskan untuk keluar dari organisasi yang akan mengusung petahana maju Pilgub DKI melalui jalur di luar partai alias independen.

Sang mantan tersebut mengaku takut tersangkut kasus korupsi terkait aliran uang panas Rp30 miliar kepada Teman Ahok yang belakangan santer digaungkan media.

“Kami mohon maaf pada orang-orang yang tidak tahu KTP nya kami serahkan ke Teman Ahok,” ujar mantan tersebut yang bernama Paulus dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016).

“Jujur saja kami tidak bermaksud untuk membohongi rakyat tapi kami perlu uang untuk kebutuhan hidup kami,” lanjutnya.

Terjawab sudah bukan apa makna “sukarela”. Agar tidak terlalu kecewa dan skeptis dengan makna sukarelawan, kita bisa melihat para orang yang sukarela membantu korban bencana yang saat ini melanda Jawa Tengah. Anda bisa cek #PrayForJateng di linimasa Twitter. Itulah relawan sejati.

Mengutip pernyataan seorang tokoh di linimasa: Mau lihat relawan sebenarnya…. di lokasi bencana…. bukan di mall…. [beritaislam24h.com / bdn]

Rabu, 22 Juni 2016

Curi 8 Lembar Baju Buat Anaknya Dihukum 5 Tahun, Maling Rp.3,2 Miliar Cuma Divonis 1 Tahun Penjara

21.56

Curi 8 Lembar Baju Buat Anaknya Dihukum 5 Tahun, Maling Rp.3,2 Miliar Cuma Divonis 1 Tahun Penjara

Berita Islam 24H - Seorang ayah bernama Suyono (49) nekat mencuri pakaian baru di sebuah pusat perbelanjaan untuk dipakai delapan putra putrinya Lebaran. Aksi tersebut ketahuan dan Suyono dijebloskan ke penjara.

Kepada petugas, Suyono mengaku terpaksa melakukan tindakan kriminal tersebut, karena tidak memiliki uang untuk membelikan pakaian baru bagi delapan putra dan putrinya.

Aksi tersebut dilakukan tersangka dengan mengambil pakaian-pakaian yang dengan harga bermerk dan mahal. Modusnya, pelaku menyembunyikan barang curiannya ke dalam baju yang dipakainya.

Karena aksinya terekam kamera pengintai CCTV, pelaku dengan mudah diketahui petugas keamanan setempat. Di hadapan polisi, Suyono mengaku nekat mencuri, karena ingin memberikan anak-anaknya pakaian baru.

Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa enam kaos seharga Rp200 ribu. Akibat perbuatanya, tersangka mendekam di balik jeruji Polsek Simokerto Surabaya.

Suyono diancam dengan Pasal 365 tentang Pencurian dengan hukuman maksimal lima tahun penjara dan Lebaran di penjara tanpa keluarga, dan anak-anaknya.(sn)

***

Bekas Kadisdik Jambi Maling Uang Pengadaan Qur’an Rp.3,2 M Cuma Divonis 1 Tahun Penjara

Terbukti bersalah dalam kasus korupsi proyek pengadaan alat peraga program Pemberantasan Buta Aksara Alquran (PBAQ) 2012 senilai Rp3,2 miliar, bekas Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jambi Ihdam Kholid T mendapat hukuman vonis satu tahun penjara.

Vonis satu tahun penjara tersebut lebih rendah enam bulan penjara dari tuntutan jaksa penuntut umum dengan 18 bulan kurungan. Terpidana telah terbukti bersalah melakukan dan melanggar pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Hakim juga menjatuhkan denda Rp50 juta atau subsider satu bulan kurungan penjara serta diwajibkan membayar uang kerugian negara sebesar Rp250 juta karena secara bersama sama melakukan perbuatan korupsi,” kata ketua Majelis Haki Lucas Sahabat Duha di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (22/06/2016).

Dalam kasus ini terdakwa lainnya yang menjalani proses hukum adalah mantan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Disdik Provinsi Jambi, Ernawati serta rekanan pekerjaan proyek tersebut. Proyek itu terdiri dari dua kegiatan di antaranya workshop dan pengadaan alat praktek/peraga dengan anggaran senilai Rp3,2 miliar.

Modus kedua terdakwa Ernawati dan Ihdam Kholid melakukan aksinya dengan memotong honor petugas dan dalam daftar honor, ada nama tetapi tidak menerima honor secara utuh, ada yang saat mau dibayar yang bersangkutan tidak berada di tempat, kemudian meninggal dunia dan ada yang tidak tercantum namanya.

Atas putusan hakim tersebut, kuasa Ihdam Kholid Helmi dan Cadra Purnomo minta waktu untujk pikir-pikir untuk menerima putusan hakim tersebut. [beritaislam24h.com / emc]

Senin, 07 November 2011

Mencari Kebenaran Kepercayaan

18.41

From: dewi oetari (mailto:oetari1976@jazzlovers.net)

Assalamu'alaikum wr wb...
Saya hendak memberikan suatu opini atas kisah kesaksian Hambran Amrie (HA). Saya tidak tahu siapa dia dan belum pernah mendengar namanya maupun membaca surat tersebut. Hanya saja tergerak hati saya untuk memberikan suatu opini/masukan. Saya bukanlah seorang pakar dalam agama Islam maupun Kristen. Tetapi saya pernah mengalami masa "mencari kebenaran" dengan mempelajari agama Islam dan Kristen.
Beberapa hal yang saya cermati adalah sebagai berikut ::
Ada pertentangan2 yang ada di dalam Injil itu sendiri dengan keyakinan umat Nasrani, antara lain :

1. Dalam Yohanes pasal 14 ayat 9 disebutkan "Kata Yesus kepadanya:Telah sekian lama Aku
bersama-sama kamu Filifus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa yang telah melihat Aku ia telah melihat Bapa;bagaimana engkau berkata:Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami".

Di ayat 10 dikatakan : "Tidak percayakah engkau bahwa Aku ini di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriku sendiri, tetapi Bapa yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaanNya."

Dari ayat ini seolah2 Bapa dan Yesus adalah satu.

Coba kita bandingkan dengan Yohanes pasal 17 ayat 23, yaitu :"Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, Bahwa Engkau telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka sama seperti Engkau mengasihi Aku."
-Kata "Aku di dalam mereka", yang dimaksud 'mereka' disini adalah sahabat2 Isa. Kalau kita mempercayai kesatuan Tuhan di dalam Isa, berarti kita juga mengakui kesatuan Isa dengan ke-12 sahabatnya. Apakah mungkin Tuhan menyatu dengan Isa dan ke-12 sahabatnya sekaligus?

Dalam Yohanes pasal 17 ayat 3 : "Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."
-Seperti umat Islam yang mengakui Muhammad adalah utusan Allah, seharusnyalah umat Nasrani berdasarkan ayat ini mengakui Isa/Yesus sebagai utusan/Nabi/Rasul.

2.Pada Matius pasal 27 ayat 46 dikatakan : "Kira-kira jam 3 berserulah Yesus dengan suara nyaring katanya:Eli, Eli, Eli, lama sabaktani; artinya Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?"
-Dari ayat tersebut jelas bahwa Isa/Yesus tidak bersatu dengan Tuhan. Kata itu diucapkan Yesus saat akan disalib. Mungkinkah seorang Tuhan minta tolong terhadap Tuhannya karena akan disalib? Kalaupun ceritanya Yesus disalib demi menanggung dosa manusia, apakah mungkin dia malah minta tolong? Bukankah seharusnya Yesus merasa senang dan ikhlas akan disalib demi menebus dosa umatnya?

3. Pada Markus pasal 13 ayat 31 dan 32 dikatakan : "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu. Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun tahu, malaikat2 di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja."
-Berarti Yesus mengakui tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat, selain Tuhan sendiri. Kalau ia Tuhan mestinya ia tahu.

4. Dalam Kisah Para rasul pasal 5 ayat 32 : "Dan kami adalah saksi atas segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada orang yang menaati Dia."

Pada Lukas pasal 1 ayat 41 : "Dan ketika Elizabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elizabet pun penuh dengan Roh Kudus.
-Kalau kita berusaha memahami, berarti Roh Kudus adalah roh suci yang dikaruniakan Allah kepada siapa saja yang dikehendakiNya (mungkin semacam hidayah?). Kalau Roh Kudus disamakan artinya dengan Roh Allah itu sendiri, berarti yang jadi Tuhan bukan hanya Yesus, tapi semua orang yang menaatiNya, termasuk Elizabet ?

5. Pada Matius pasal 27 ayat 1 : "Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus."
-Pada Matius pasal 16 ayat 38 : "Lalu kataNya kepada mereka : HatiKu sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah disini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
-Kalau Yesus Tuhan berarti mustahil direncanakan dibunuh. Apalagi sampai merasa sedih dan merasa mau mati.

6. Yohanes pasal 5 ayat 30 : "Aku tidak dapat berbuat apa2 dari diriKu sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakimanKu adil, sebab Aku tidak menuruti kehendakKu sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku."
-Lagi2 ditegaskan bahwa Isa/Yesus hanya seorang utusan, sama seperti nabi/Rosul yang lain. Kalau ia Tuhan seharusnya keputusan mutlak ada padanya.

7. Yohanes pasal 14 ayat 28 :"Kamu telah mendengar bahwa Aku telah berkata kepadamu : Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada BapaKu, sebab Bapa lebih besar daripada Aku."
-Disini bahkan Yesus mengakui bahwa ada kekuatan yang lebih besar dari ia, yaitu Tuhan.

8. Matius pasal 15 ayat 24 : "Jawab Yesus: Aku diutus hanya kepada domba2 yang hilang dari umat Israel."
-Berarti ia diutus hanya untuk Bani Israel saja. Kalaupun ia datang untuk menebus dosa, berarti yang ditebus dosanya hanya Bani Israel saja, bukan untuk seluruh umat manusia. Bagaimana mungkin umat Nasrani mengatakan Yesus penyelamat manusia sedangkan kitab sucinya saja mengatakan hanya untuk Bani Israel?

9. Dalam Bijbel Galatia pasal 3 ayat 13 : "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis ; Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib."
-Wah...berarti Yesus menurut kitab mereka sendiri terkutuk? Bukanlah lebih mulia kedudukan Isa didalam AlQuran, yang dikatakan bukan Isa yang disalib. Dan kalau mereka menganggap Isa/Yesus itu Tuhan, berarti Tuhan mereka terkutuk? Lebih mulia kedudukan Isa menurut Islam, karena ia seorang Rosul.

10.Kitab Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20 :"Orang berbuat dosa, ia yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya."
-Lalu bagaimana dengan kata umat Nasrani ttg adanya dosa waris? Padahal pada kitabnya jelas2 dikatakan bahwa dosa adalah masalah individu. Jadi sebenarnya dosa siapa sih yang Yesus tanggung itu?

-Ini sesuai dengan Al Baqarah 286 :"Allah tidak membebani kewajiban terhadap seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya. Hasil kerjanya yang baik untuknya sendiri, dan yang tidak baik menjadi tanggungannya sendiri pula........"
-Al Isra 15 : "Barang siapa yang berbuat sesuai petunjuk Allah, maka ia telah berbuat untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang sesat, maka itu tanggunggannya sendiri pula. Seseorang tidak berwenang menanggung dosa orang lain. Dan Kami mengutus seorang Rasul untuk mengingatkannya."
-Al Lukman 33 : "Hai manusia!Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah akan datangnya suatu masa dimana seorang bapak tidak dapat menolong anaknya sendiri (dari perbuatan anaknya) dan si anak pun tidak pula dapat menolong bapaknya sedikitpun juga. Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar. Janganlah kamu terpedaya oleh kehidupan dunia ini, dan jangan pula kamu terpedaya oleh setan terhadap mentaati Allah."

11. Lukas pasal 2 ayat 21 :"Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan. Ia diberi nama yang disebut oleh malaikat2 sebelum ia dikandung ibuNya."
-Kalau Yesus Tuhan, apakah perlu Tuhan itu disunat? Disini juga membuktikan bahwa Islamlah yang benar. Sunat ada dalam aturan Islam. Kalau orang Nasrani itu benar2 mau menjalankah agamanya dengan benar maka mestinya mereka disunat. Lalu kenapa pula mereka ingkar terhadap kitabnya sendiri?

12. Kesalahan2 fatal :
Di Yohanes pasal 8 ayat 14 : "Jawab Yesus kepada mereka, kataNya: Biarpun Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, namun kesaksianKu itu benar, karena Aku tahu, darimana Aku datang dan kemana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu darimana Aku datang dan kemana Aku pergi."
-Yohanes pasal 5 ayat 31:"Kalau Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, maka kesaksianku itu tidak benar."
-Kitab Samuel Yang Kedua pasal 8 ayat 9dan10 :"Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daut telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer. Maka Tou mengutus Yoram, anaknya kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Yoram membawa barang-barang perak, emas dan tembaga."

Dalam Tawarikh pertama pasal 18 ayat 9-10:"Ketika didengar Tou, Raja Hamat bahwa Daud telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer, raja Zoba. Maka Ia mengutus Hadoram, anaknya, kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Hadoram membawa pelbagai barang-barang emas, perak dan tembaga."

Kitab Raja-raja Kedua pasal 8 ayat 26 :"Ia berumur 22 tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya Ialah Atalya, cucu Omri raja Israel."

Kitab Tawarikh Kedua pasal 22 ayat 2,"Ahazia berumur 42 tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya Atalya, cucu Omri."

Kitab Samuel yang Kedua pasal 23 ayat 8 ;"Inilah para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran."

Kitab Tawarikh yang Pertama pasal 11 ayat 11 ;"Inilah daftar para pahlawan yang mengiringi Daud; Yasobam bin Hakhmoni, kepala Triwira, ia mengayunkan tombaknya melawan tigaratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran."

Kitab Samuel yang Kedua ;"Bangkitlah pula murka Tuhan terhadap orang Israel. Ia menghasut Daud melawan mereka, firmanNya; Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda."

Kitab Tawarikh yang pertama pasal 21 ayat 1:"Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk orang Israel."
Aneh sekali, yang satu berkata yang menghasut adalah Tuhan, sedang yang satu lagi berkata yang menghasut adalah Iblis.
Samuel yang Kedua pasal 10 ayat 8 ;"Tetapi orang Aram itu lari di hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuhratus ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berkuda. Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana,"

Kitab Tawarikh yang Pertama :"Tetapi orang Aram itu lari di hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ribu ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berjalan kaki. Sofakh, panglima tentara itu dibunuhnya."

Bagaimana mungkin dalam suatu Kitab ada perbedaan yang amat krusial. Di satu sisi mempunyai kata2 yang amat mirip/hampir persis, di lain sisi informasi2 pentingnya justru sangat bertolak belakang baik dalam hal nama maupun jumlah.
Kita seperti diingatkan pada gaya anak kuliahan yang pinjam disket temannya lalu dirubah-rubah sedikit supaya terlihat beda tapi justru malah ketahuan kalau menyontek.
Dari penuturan panjang lebar di atas, sebetulnya saya bukan hendak membuat bantahan bagi surat HA, tapi hanya berusaha menyajikan fakta. HA menyajikan fakta dan berusaha menjelaskan dengan sesuatu yang malah terlihat aneh karena apa yang dia tuturkan kadang bertentangan dengan penuturannya sendiri. Ketika dia sedang berusaha meyakinkan bahwa dalam Kristen ada Tauhid, justru dia kembali menekankan tentang Trinitas.
Beberapa hal yang harus diyakini dalam melakukan perbandingan, kalau ada kesamaan2 antara Injil/Bible dengan Al Quran, janganlah heran atau justru yakin bahwa Injillah yang benar. Kesamaan2 pasti jelas ada karena pada hakekatnya asalnya dari Allah juga. Tapi kalau ada perbedaan juga jangan heran, karena Injil telah tercemar tangan manusia, dan dilakukan perubahan2.
Jangan pernah ragu akan Al Quran. Gunakan akal pikiran dan hati nurani untuk mencari kebenaran.
Dan setelah kebenaran itu datang kepada kita, genggamlah erat2, jangan biarkan lepas.
Semoga penuturan saya dapat bermanfaat bagi rekan2 sekalian.
Sesungguhnya kebenaran datangnya dari Allah semata. Kalau ada kesalahan akibat dari keterbatasan saya, saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum wr wb...
Dewi Oetari
Source: download  di 4share|judul asli sebuah opini.