STRATEGI PUBLIC RELATIONS
Pengertian strategi
• Menurut ahmad S Adnanputra, Ma, ms (pakar humas) mengatakan bahwa strategi adalah alternatif optimal yg dipilih utk ditempuh guna mencapai tujuan pr dlm kerangka suatu rencana pr
Tujuan PR
• Tujuan PR adalah :
• Mengembangkan citra yg menguntungkan (favorable image) bagi organisasi perusahaan, produk barang dan jasa terhadap para stakeholders sasaran yg terkait yaitu publik internal dan eksternal
2 tahapan kegiatan strategi PR
• 1. Komponen sasaran (stakeholder dan publik yg mempunyai kepentingan yg sama).
• Sasaran tsb secara struktural dan formal dilandasi oleh opini bersama (common opinion), potensi polemik dan pengaruhnya bagi masa depan organisasi, lembaga, nama perusahaan dan produk yg menjadi sasaran khusus (target public)
• _________________________________________________________
• Komponen Pembentukan Strategi PR
• a. Komponen sasaran Satuan atau segmen yg akan digarap
• b. Komponen sarana Paduan atau bauran sarana utk menggarap suatu sasaran
• __________________________________________________________
• 2. KOMPONEN SARANA YG BERFUNGSI UTK MENGARAHKAN KETIGA KEMUNGKINAN TSB KE ARAH POSISI ATAU DIMENSI YG MENGUNTUNGKAN.
• HAL INI DILAKSANAKAN MELALUI POLA DASAR “THE C’s OPTION” (CONSERVATION, CHANGE DAN CRYSTALLIZATION) DR STAKEHOLDER YG DISEGMENTASIKAN MJD PUBLIK SASARAN YAITU
•
• _______________________________________________________
• Komponen Strategi PR
• a. Mengukuhkan (conservation) thd opini yg aktif-pro (proponen)
• b. Mengubah (change) thd opini yg aktif-kontra (oponen)
• c. Mengkristalisasi (crystallization) thd opini yg pasif (un- commited
• _______________________________________________________
Contoh kasus yg dikaitkan dg penjabaran PR
• Contoh kasus yg dikaitkan dg penjabaran PR yaitu suatu strategi PR yg mendukung manajemen perusahaan dlm menghadapi rencana karyawan yg akan mengadakan pemogokan dan peran PR sbg “radar” (early warning system) bagi organisasi. Kemudian tindakan berikutnya yaitu mengupayakan tindakan pencegahan (preventif) terjadinya pemogokan dg mengubah sikap dan opini pihak pekerja dg bersedia berunding secara bipartit atau tripartit yg melibatkan pihak perwakilan buruh, manajemen atau pemerintah.
Kendala yg biasa dihadapi oleh PR
1. Tidak mudah utk mengubah opini para karyawan yg berniat mengadakan pemogokan utk menuntut kesejahteraan dg cara bernegosiasi. Pendekatan dan komunikasi persuasif biasanya lebih berhasil jika dibandingkan dg pendekatan secara fungsional dan formal kaku.
2. Hal yg paling sulit adalah mengubah opini dr kelompok karyawan yg aktif-contra (oponen), walaupun jumlahnya kecil ttp “vokal” dalam menuntut hak-haknya.
• Contohnya : kasus bank bermasalah (Suma, Century dll) yg berujung pada pencabutan izin operasi dan dilkuidasi (ditutup). Di sini menimbulkan CITRA BURUK bagi perbankan nasional, likuidasi tsb berujung pd PHK masal karywan baik di tingkat pusat maupun daerah. Mereka tidak bergejolak hanya menanti uang pesangon dan ganti rugi. Sikap ini disebut the silent majority.
4 strategi PR yg dapat ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan pemogokan karyawan
• 1. Jalur membeli (purchasing)
Maksudnya mengabulkan sebagian tuntutan kenaikan upahnya melalui perundingan misalnyadg cara membeli
• 2. Jalur Penekanan/kekuatan (pressure & power)
Maksudnya melakukan pencegahan pemogokan melalui suatu ancaman keras (pressure)
• 3. Jalur membujuk (persuations)
Maksudnya melakukan penekatan membujuk agar mau berunding dan berdialog.
• 4. Jalur pengampunan/merangkul (patronage)
Maksudnya mengangkat seorang pegawai menjadi salah satu staf pimpinan personalia
Landasan umum dlm proses penyusunan strategi PR
• Menurut Ahmad S Adnanputra yg berkaitan dg fungsi-fungsi PR Humas secara integral melekat pd managemen suatu perusahaan/lembaga sbb:
1. Mengidentifikasi permasalahan
2. Identifikasi unit-unit sasaran
3. mengevaluasi mengenai pola-pola dan kadar sikap tindakan unit sbg sasarannya.
4. Mengidentifikasi ttg struktur kekuasaan pd unit sasaran
5. Pemilihan opsi atau unsur traktikal strategi PR
6. Mengidentifikasi dan evaluasi thdp perubahan kebijaksanaan/peraturan pemerintah
7. Menjabarkan strategi PR dan cara menerapkan langkah-langkah program yg telah direncanakan, dilaksanakan, mengkomunikasikan dan evaluasi hasil kerja.
Komponen pembentuk strategi perusahaan (corporate strategy)
• Corporate strategy perusahaan menjadi dasar budaya perusahaan (corporate culture)
1. Secara makro, lingkungan perusahaan tsb dipengaruhi oleh unsur-unsur kebijakan umum (public policy), budaya (cultur) yg dianut, sistem perekonomian & teknologi
2. Secara mikro tergantung dr misi perusahaan, sumber-sumber yg dimiliki (SDM, SDG), sistem pengorganisasian dan rencana/program dlm jangka pendek dan panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar